Rabu, 16 Mei 2012

14 MEI...

Assalamualaikum!

Selamat siang sahabat jomeng, kerabat jomeng, jomeng lovers, jomeng cliquers, jomeng chiby, dan anggota jomblo mengenaskan yang ada seluruh dunia. Kembali lagi dengan duta jomblo mengenaskan yang kabarnya beberapa hari lalu ulang tahun. Tau dah beneran ulang tahun apa nggak. Apa cuman kabar burung doang.

Sudah hampir sebulan lebih gue gak mosting apa pun di blog gue. Pas gue buka blog ini, ada spiderman lagi mangkal. Pas gue samperin, dia bilang dia lagi nganggur. Dia juga sempat curhat ke gue soal kegalauannya. Dia bilang entah kenapa setiap dia nonton bokep, tititnya gak naik. Bego sih dia. Pas nonton bokep, dia selalu make kostum super ketat. Gimana tuh titit mau bergerak. Dan dari curhatannya, gue tau kenapa dia nganggur…


Spiderman : sob. Lo tau gak apa yang lagi happening di amrik?
Gue : miyabi tobat?
Spiderman : itu di jepang bego!!! 
Gue : Pamela anderson join di fjb kaskus? 
>Spiderman : bukan bego!!!! 
Gue : terus apa nyetttt?!!! 
Spiderman : gedung-gedung tinggi di amrik pajaknya gede… 
Gue : ooooohhh!!! Jadi lo nganggur karena gak sanggup bayar pajak gedung yang elo pake buat gelantungan? 
Spiderman : ho’oh. 

Kabarnya, spiderman gak bisa bayar pajak gedung, gara-gara duitnya abis buat MLM. 

Berhubung gue mau mengupdate blog gue, gue usir sejenak doi. Entar kalau postinga gue udah kelar, boleh dah dia mangkal lagi di sini. Gue kasian ama dia. Spiderman mungkin menjadi superhero tergalau sepanjang masa. Udah titit gak bisa naik, gedung buat dia gelantungan pajaknya gede, doi juga gak diajakin buat main di The Avengers. Pukpuk Spiderman. 

Okeh! Fokus! 

Yak. Kabar gue ulang tahun beberapa hari yang lalu emang bukan kabar burung. Tepat pukul 12 malam, 14 Mei kemarin umur gue nambah lagi. Gila! Gak berasa udah ulang tahun aja. Ulang tahun gue ini seperti biasa. Jauh dari bokap dan nyokap. Dan gak punya pacar pulak. Emang gue duta jomblo mengenaskan yang teladan. 

No party
No surprises
No woman
No gift
Buat gue gak masalah. Yang terpenting adalah, gue mendapatkan ucapan dan doa besert harapan dari teman-teman gue. Untuk semua doanya, gue aminin dan makasih banget buat kalian semua. Tapi dari semua itu, kado terindah yang paling ingin gue dapatkan adalah…  

CHELSEA JUARA CHAMPIONS!!!! AMIIIINNN!!! Secara, gue trueblue! 

Disamping itu, gue juga berharap, gue makin aktif menghasilkan buku yang berkualitas. Dan diantara buku-buku yang sudah gue terbitkan bisa gue angkat ke layar lebar. Diantara ke-4 buku ini, Sang Novelis, Anak Kos Lebay, Between Two Hearts dan The Partner, mana nih yang kalian harepin buat dijadiin film? Gue cuma pengen tau.

Sekian postingan gue kali ini. Gue mau manggil spiderman yang tadi terlihat nongkrong bentar di sevel sambil makan pop mie. Kasian banget dia gak ada tempat tinggal lagi. Berhubung blog gue udah di-update, gue bolehin lagi deh dia buat mangkal di sini, sampai pajak gedung tinggi Amerika turun. Semoga aja selama blog ini gue tinggalin, tokainya gak mencar kemana-mana.

Gue pamit dan assalamualaikum!!! 

SALAM JOMBLO MENGENASKAN!!!

Lanjut baca......

Sabtu, 24 Maret 2012

THE RAID : REDEMPTION! MORE BLOOD, MORE ACTION, AND A LITTLE BIT OF COMEDY! TOTALLY AWESOME!

Assalamualaikum!

Selamat pagi para jomengers seluruh Indonesia. Semoga masih dalam keadaan sehat wal’afiat dan tidak kekurangan suatu apapun. Serta yang terpenting, kalian semua masih jomblo dan bangga atas kejombloan kalian.

Sebelumnya gue mohon maaf. Dipostingan gue yang lalu, gue berjanji akan membahas soal stand up comedy. Tapi kali ini niat untuk memposting tema stand up comedy harus gue tunda, karena gue pengen nulis review soal film terbaru Indonesia yg baru saja gue tonton kemarin malam di blitzmegaplex pvj bandung, bareng anak-anak stand up comedyan bandung (comic). Jadi singkatnya, kami semua nobar The Raid.


The Raid : Redemption
Cekibrott! (Berisi Spoiler The Raid Yang Membahayakan!)

The Raid atau Serbuan Maut dalam bahasa Indonesia, adalah sebuah film action produksi terbaru PH Merantau Film. Film ini mengisahkan Rama (Iko Uwais) yang berperan sebagai seorang petugas polisi elit yang bersama rekan-rekan dan komandannya yang berjumlah 20 orang harus menangkap Tama (Rae Sahetapy). Seorang kriminal kejam yang menghuni gedung apartemen yang tak terjamah oleh hukum.

Mengetahui polisi masuk ke kerajaannya, Tama memerintahkan anak buah kepercayaannya mad dog (yayan) yang kata temen-temen gue para comic seperti ki joko bodo dan donny alamsyah (gue lupa nama tokohnya di film ini apa) untuk memblokir semua pintu masuk apartemen dan alat komunikasi. Rama dan rekan-rekannya hanya punya dua pilihan. Mereka segera keluar sebelum dibantai anak buah Tama, atau, menangkap Tama hidup-hidup supaya mereka bisa keluar.

Seandainya film ini tidak diapresiasi oleh masyarakat dunia atau tidak mendapatkan penghargaan di Toronto, kalian wajib tonton karena action yang diperagakan Iko Uwais, dan pak Yayan memang sangat berkelas.

Kembali ke alkisah gue nonton The Raid. Awalnya gue beli tiket The Raid, gue milih seat yg berbeda dengan seat comic-comic bandung yang berada di bagian F tengah. Sedangkan gue, beli tiket dan memilih seat F1 yang berada di pojok. Sepengetahuan gue, yang duduk di pojok itu biasanya para pasangan yang ingin menikmati kebersamaan mereka berdua saja.

Beruntung, ada seorang teteh bidadari *asiiikkk* yang menyelamatkan gue dari kesendirian duduk di pojok. Salah seorang comic bandung berhalangan hadir, jadi tiketnya diserahin ke gue dan gue bisa duduk bareng comic-comic lainnya.

Ini Tiket Yang Dikasih Teteh Bidadari. Sebelumnya, Gue Duduk di F-1
Kembali ke soal The Raid. Di scene awal, para penonton dibuat tenang dengan adegan Rama yang sedang sholat lalu berbincang dengan istrinya. Tapi, ketenangan itu hanya sementara doang. Scene-scene berikutnya menunjukkan ketegangan yang membuat para penonton tak sekalipun berkedip (perumpamaannya agak lebay).

Sangat banyak scene yang menegangkan di film The Raid. Gue kasih satu contoh scenenya. Saat pasukan Rama sudah masuk ke apartemen, Joe Taslim yang menjadi komandan Rama kaget setelah melihat seorang anak kecil yang baru saja keluar dari kamar mandi. Anak itu pun tenang setelah diperintahkan Joe. Namun, sesaat kemudian anak tersebut kabur dan berteriak ada polisi. Seketika itu juga, letnan yang memimpin operasi menembak ke arah pintu yang tertutup dan anak itu tewas dengan peluru yang menembus lehernya. Serem abis!

Scene yang menegangkannya, gue kasih satu aja ya. Sisanya kalian tonton sendiri. Meskipun The Raid merupakan film action yang penuh dengan adegan fighting, pembacokan, dan tembak menembak, tapi, di beberapa scene The Raid menunjukkan sisi komedinya. Gue kasih satu scene yang membuat penonton Blitzmegaplex PVJ Bandung termasuk gue tertawa.

Salah satu anak buah Tama ada yang berasal dari Ambon. Kenapa gue bisa tau? Karena dari gaya bicaranya yang memang seperti orang Ambon. Di adegan tersebut, anak buah Tama memasuki sebuah kamar yang dihuni pasangan suami istri guna mencari Rama. Sang suami lalu membentak anak buah Tama yang mengobrak-abrik kamarnya. Anak buah Tama lalu menatap tajam pria tersebut dan bilang.

“KOW STOP TIPU-TIPU AKU EEEE!!!”

Dari gaya bicaranya tersebut seluruh penonton yang hadir tertawa. Anak buah Tama tersebut rasanya pantas untuk jadi pelawak. Katanya penonton asing suka dengan tagline Tama yang bilang ‘jangan lupa bersenang-senang’. Buat gue, tagline favorit gue yang seperti yang di atas. ‘KOW STOP TIPU-TIPU AKU EEEE!!!’.

Saking banyaknya scene fighting yang ada di The Raid, gue sampai bingung yang mana menjadi scene fighting favorit gue. Begitu mengesankan, keren, luar biasa dan mengenaskan bagi para korbannya yang tewas. Salah satu scene yang masih terbayang di benak gue adalah scene Rama yang bertarung dengan 5 anak buah Tama yang membawa golok. Maaf gue ngomong jorok, tapi memang scene tersebut ‘bangsat’ banget. Selain scene fighting tersebut ada scene fighting lain yang menjadi favorit gue. Yang mungkin menjadi scene fighting favorit kalian. Setelah kalian menonton The Raid, kalian pasti tahu yang mana. Man! Scene yang menjadi favorit gue itu, benar-benar memukau penonton dan mereka semua bersorak lalu bertepuk tangan melihat scene tersebut. Bangsat banget scene fightingnya!!!!

The Raid yang tayang di Indonesia sendiri menggunakan score (musik latar) yang diciptakan oleh Fajar dan Ogi. Sedangkan The Raid yang beredar secara internasional menggunakan score yang diciptakan Mike Shinoda. Maka dari itu, gue berharap dalam beberapa bulan ke depan akan ada dvd The Raid yang scorenya diciptakan oleh Mike Shinoda. Pasti bakalan keren banget.

Beberapa adegan fighting The Raid yang gue ambil dari google...

Yang Di Kanan = Iko Uwais a.k.a Rama. Yang Di Kiri Anak Buah Tama Yang Ambon
Si Rambut Gimbal Jagonya Bangsat Banget!
Pokoknya, film ini membuat gue kagum dengan silat, gue kagum dengan Rama dan Mad Dog. Kalau boleh memilih, gue memilih Mad Dog. Fightingnya juara banget! Dan bagi yang belum nonton, secepatnya kalian tonton dan rasakan sensasinya! Endingnya bagaimana? Yang jelas bukan seperti ini --> Mad Dog kedapatan makan oreo bareng afika.

Terima kasih buat Gareth Evans dan kru yang telah menciptakan film sekeren ini.

Terima kasih buat Iko, pak Yayan, Donny Alamsyah, om Rae, Joe yang telah berperan dengan sangat apik.

Dan terima kasih buat si bad guy ambon anak buah Tama. Lo gokil sob!

Gue menantikan sequel The Raid berikutnya yang berjudul BERANDAL. Dengan dana produksi yang lebih dari The Raid, gue berharap BERANDAL bisa melebihi kesuksesan The Raid! Himbauan dari gue, film ini untuk dewasa. Anak kecil tidak dianjurkan untuk menonton karena banyak adegan kekerasannya. Gue mengatakan hal ini, karena kemarin di blitz pvj, cukup banyak orang tua yang membawa anak mereka yang dibawah umur untuk menonton film ini.

Cukup sekian postingan gue hari ini.

Gue pamit dan assalamualaikum!

*SALAM JOMBLO MENGENASKAN*

‘KOW STOP TIPU-TIPU AKU EEEE!!!!’

Lanjut baca......

Sabtu, 10 Maret 2012

THE PARTNER SEGERA TERBIT 15 MARET!

Assalamualaikum!

Selamat sore para jomengers! Sepertinya udah hampir seabad gue gak mosting apa pun di blog gue ini. Waktu gue login, banyak sarang laba-labanya, ada penculik berpakaian serba pink, dan ada afika yang lagi nongkrong ama farah queen. Saking lamanya gak ngeblog, banyak yang berubah dari blog gue ini. Gue tahu, kalian pasti kangen kan. Gue minta maaf ya. Gue akan membuka tulisan gue ini dengan jargon khas gue.

KEMBALI LAGI DENGAN DUTA JOMBLO MENGENASKAN YANG MASIH SETIA DENGAN STATUS KEJOMBLOANNYA!! WOHOOOO!! CAPSLOCK KALAP LALU... meledak!!

Gue mengucapkan terima kasih kepada para pembaca gue, karena telah membaca Sang Novelis, Anak Kos Lebay, Mengejar Pertamax dan Between Two Hearts. Terutama di novel BTH (Between Two Heart), gue banyak menerima komen positif, saran dan kritik. Gue senang, pembaca gue pada aktif semua. Disamping itu, BTH di beberapa toko buku di Bandung mulai kekurangan stok saat gue cek.

Between Two Heart di Gramedia Merdeka Bandung Tersisa 12 Eks.
Between Two Heart di Togamas Supratman (Samping Clio Cafe) Tersisa 5 Eks.

Dan sekarang bersiap-siaplah!!

Pada tanggal 15 Maret nanti, buku kelima gue akan segera terbit. Masih sama seperti BTH, novel kelima gue ini masih bersetting di Korea, namun genrenya berbeda dengan BTH. Kalau di BTH, genrenya 100% romance. Nah, kalau di novel kelima gue ini, mencangkup hampir semua genre di dunia tulis menulis.

Novel kelima gue judulnya The Partner. Bergenre 50% komedi, 30% action, 15% tragedy, dan 5% romance. Jadi, yang ditonjolkan di dalam The Partner adalah sisi komedinya. Sisi romancenya, bisa dibilang hanya secuil kayak upil tok.

Gue kasih bocoran sedikit soal The Partner.

The Partner menceritakan kisah seorang pemuda Indonesia bernama Ben yang sudah bekerja di Seoul selama 10 tahun. Dia awalnya bekerja sebagai seorang pelayan di sebuah restoran khas Eropa. Tapi, takdir dan angin membawanya ke pekerjaan lain sebagai seorang detektif. Dia menjadi partner Kim Nam Hoo, seorang detektif amatir asli Korea. Banyak kasus-kasus yang mereka dapatkan yang pada akhirnya berbuah kekonyolan. Mau tahu seperti apa kekonyolan yang mereka berdua lakukan saat menjabat menjadi detektif? Tunggu aja tanggal 15 Maret ya. Kalian pasti tahu (kalau kalian ke toko buku terus beli novel kelima gue).

Ini penampakan covernya.
Wiidiiihhh!

Okeh!

Sekian postingan gue kali ini. Nantikan postingan gue selanjutnya. Insya Allah, gue bakalan rajin update blog gue ini, biar afika gak nongkrong di blog gue lagi. Postingan gue berikutnya, bertemakan stand up comedy. Karena gue sekarang sudah jadi stand up comedyan, uhukkhhh! meskipun masih dalam level beginner dan baru beberapa kali open mic. #VIVALAKOMTUNG!

Pamit dan Assalamualaikum!

#SEUMDWA!

Lanjut baca......